fbpx
tips memilih hewan qurban online

Tips Memilih Hewan Qurban Online yang Tepat Sesuai Syariat Islam

Bagi umat muslim yang mampu, berqurban menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Sebelum melaksanakan qurban, ada berbagai macam ketentuan yang wajib Anda penuhi, termasuk dalam memilih hewan qurban. Lantas, bagaimana jika ingin berqurban secara online? Apakah ada tips tertentu untuk memilih hewan qurban online yang sesuai dengan syariat Islam?

Hukum qurban online sendiri adalah sah atau boleh menurut Al-Quran dan Hadis. Di Indonesia, MUI telah memperbolehkan qurban secara online asalkan memenuhi beberapa syarat. Tak terkecuali syarat terkait hewan yang akan dijadikan qurban.

Pada dasarnya, pemilihan hewan untuk qurban secara online maupun konvensional tidaklah berbeda. Sebab lembaga penyedia layanan qurban secara online pun tentunya akan memberikan pilihan hewan qurban yang telah memenuhi kriteria berdasarkan syariat Islam. Artinya, Anda bisa memilih hewan qurban sendiri sebelum memutuskan untuk mengqurbankannya.

Nah, bagi Anda yang masih bingung untuk memilih hewan qurban online secara tepat sesuai syariat Islam, berikut adalah tips yang bisa Anda terapkan.

Tips Memilih Hewan Qurban Online

Sama halnya dengan memilih hewan qurban secara langsung atau konvensional, kriteria dalam memilih hewan qurban online juga tidaklah sembarangan. Islam sendiri telah mengatur beberapa ketentuan atau syarat terkait kriteria hewan qurban.

Berikut ini adalah beberapa kriteria yang wajib Anda perhatikan sebelum memilih hewan qurban:

1. Hewan Qurban Sudah Cukup Umur

Yang pertama adalah memastikan bahwa hewan qurban sudah cukup umur. Mengutip dari NU Online, Islam telah mengatur berapa batas umur yang tepat bagi hewan yang akan Anda qurbankan, tergantung jenis hewannya.

Misalnya domba yang usianya harus mencapai satu tahun lebih atau dalam masa pergantian gigi. Lalu untuk kambing, setidaknya berusia lebih dari satu tahun dan masuk tahun kedua (12 sampai 18 bulan).

Apabila hewan yang ingin Anda qurbankan adalah sapi, maka batas usianya adalah lebih dari dua tahun atau memasuki tahun ketiga. Batas usia sapi ini juga berlaku untuk kerbau. Sedangkan untuk unta, batas usianya mencapai lima hingga enam tahun untuk bisa menjadi hewan qurban.

Aturan batas usia ini tercantum dalam Kitab Kiayatul Akhyar yang berarti, “Umur hewan kurban adalah Al-Jadza’u (Domba yang berumur 6 bulan-1 tahun), dan Al-Ma’iz (Kambing jawa yang berumur 1-2 tahun), dan Al-Ibil (Unta yang berumur 5-6 tahun), dan Al-Baqar (Sapi yang berumur 2-3 tahun).”

Sehingga, apabila hewan qurban belum termasuk dalam batas usia tersebut, maka artinya qurban Anda tidak sah.

2. Hewan Qurban dalam Kondisi Sehat

Ketentuan atau kriteria yang kedua adalah hewan qurban harus berada dalam kondisi yang sehat. Artinya, kondisi hewan qurban tidak boleh mengalami cacat apapun dari fisiknya, serta terbebas dari penyakit. Kondisi tersebut harus tetap terjaga hingga waktu berqurban atau penyembelihan tiba.

Selain itu, Anda juga sangat dianjurkan untuk memilih hewan yang memiliki postur tubuh gemuk yang banyak dagingnya. Tujuannya adalah agar daging qurban dapat Anda bagikan kepada lebih banyak golongan penerima qurban yang membutuhkannya.

Di sisi lain, Anda juga perlu memerhatikan bahwa hewan qurban tidak boleh dalam kondisi mengandung atau hamil. Apabila hewan dalam kondisi hamil, maka artinya qurban yang Anda lakukan tidak sah. Sehingga sangat penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan hewan qurban hingga waktu penyembelihan tiba.

3. Hewan Qurban adalah Milik Sendiri

Selanjutnya adalah tentang status kepemilikan hewan qurban. Artinya, hewan yang akan Anda qurbankan adalah milik sendiri. Apabila hewan qurban tersebut berasal dari hasil patungan, maka pastikan bahwa semua orang yang terlibat sudah membayarnya secara sah sebagai bentuk kepemilikan.

4. Penyembelihan Hewan Qurban

Selain kriteria hewan qurban, Anda juga wajib memerhatikan waktu penyembelihan hewan qurban sesuai dengan syariat Islam. Menurut Ibnu Rusyd dari Madzhab Maliki, yang didukung oleh Imam lainnya, waktu penyembelihan qurban adalah setelah salat Idul Adha.

Sedangkan batas akhir penyembelihan qurban adalah terbenam matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah. Sementara itu, menurut Madzhab Syafii adalah 4 hari setelah Idul Adha.

Dalam penyembelihan qurban, Anda juga perlu memastikan bahwa proses penyembelihan tersebut berlangsung di lokasi yang bersih. Tujuannya adalah agar daging qurban tidak terkontaminasi dengan bakteri atau kotoran sebelum didistribusikan.

5. Pilih Lembaga Qurban Online yang Terpercaya

Agar dapat memenuhi semua kriteria tersebut, pastikan Anda memilih lembaga penyedia jasa qurban online yang terpercaya. Salah satunya adalah Qurban Online, yang memberikan berbagai macam kemudahan dan manfaat untuk Anda.

Salah satu kelebihan qurban online adalah garansi pemilihan hewan qurban yang berkualitas dan sesuai dengan syariat Islam. Bahkan, Qurban Online juga menyediakan dokter hewan khusus untuk mengecek kondisi hewan qurban secara rutin, serta memberikan garansi penggantian hewan qurban yang mati atau sakit.

Seluruh tata cara dan prosesnya, mulai dari pemilihan, penyembelihan, pengelolaan daging qurban, hingga pendistribusiannya pun berlangsung sesuai syariat Islam dan standar LIPI.

Selain itu, Qurban Online juga menyediakan berbagai macam paket qurban yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan budget. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir lagi dalam memilih hewan qurban online yang berkualitas dan sesuai dengan dana yang Anda miliki.

Leave A Comment

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Create your account

Chat dengan team kami