fbpx
Bagaimana Hukum Melaksanakan Ibadah Qurban Dengan Uang?

Bagaimana Hukum Melaksanakan Ibadah Qurban Dengan Uang?

Ibadah qurban setiap perayaan Idul Adha di lakukan sebagai bentuk memperingati kepatuhan dan ketaatan Nabi Ibrahim AS terhadap perintah Allah SWT untuk mengorbankan anaknya di sembelih. Orang-orang yang secara finansial berkecukupan di anjurkan untuk melakukan qurban dengan menyembelih hewan qurban, seperti qurban sapi atau kambing. Namun, suatu ketika muncullah pemahaman bahwa orang juga bisa disebut shohibul qurban ketika qurban dengan uang. Benarkah demikian?

Hampir semua umat muslim pasti tahu bahwa ada banyak keutamaan atau manfaat berqurban bagi kehidupan duniawi dan akhirat. Oleh karena itu, siapa pun yang telah berniat berqurban harus maksimal dalam memilih hewan qurban terbaik saat membeli. Baik Anda membeli hewan qurban secara online ataupun dengan cara konvensional (datang langsung ke kandang).

Lalu, bagaimana dengan seseorang yang berqurban dengan uang? Apa hukumnya dari sisi syariat Islam?

Apa Hukumnya Ibadah Qurban Dengan Uang?

Merujuk pada laman NU Online, terdapat dua persepsi tentang ibadah qurban menggunakan uang, bukannya hewan ternak.

Qurban dengan uang dapat Anda pahami sebagai ibadah berqurban yang menyedekahkan uang seharga hewan qurban. Ada pula yang menganggap konsep ini adalah menitipkan uang seharga hewan qurban secara pribadi atau dengan niat qurban patungan ke lembaga pemerintah yang menangani qurban, masjid, panitia atau layanan qurban online atau konvensional.

Misalnya, Anda memberikan dua juta rupiah kepada takmir masjid yang di tujukan untuk membeli hewan qurban untuk memenuhi tujuan qurban wajib maupun sunnah. Di mana nantinya hewan tersebut di sembelih lalu shohibul qurban atau perwakilan membagi daging ke orang-orang yang berhak sebagai penerima daging qurban.

Namun, beda halnya ketika Anda memberikan uang tersebut ke takmir masjid tanpa tujuan membelikan dan menyembelih hewan qurban. Maka itu tidak di anggap sebagai berqurban, melainkan hanya sekedar bersedekah dalam jumlah yang sama seperti harga hewan qurban. Persepsi qurban dengan uang ini menjadi pahala qurban yang tidak di terima di sisi Allah SWT.

Berqurban Dengan Uang Menurut MUI

Dalam fatwa MUI Nomor 36 Tahun 2020, ulama menegaskan bahwa ibadah qurban sebaiknya tidak diganti dengan uang atau barang apa pun. Oleh karena itu, apabila Anda masih dalam kondisi yang memungkinkan atau kondusif untuk mencari hewan ternak, maka dahulukan berqurban dengan hewan.

Apalagi beberapa hadits telah menyiratkan bahwa ibadah qurban penuh dengan kemudahan. Misalnya, diperbolehkannya berqurban atas nama orang lain, sehingga memungkinkan pula untuk memberi pahala qurban kepada orang lain.

Selain itu, sehubungan dengan kondisi pandemi COVID-19 di Indonesia dan negara lain, seorang shohibul qurban dapat melakukan ibadah qurban secara online. Di Indonesia sendiri melalui MUI telah menetapkan bahwa hukum qurban online adalah sah dan boleh dilakukan oleh siapa pun. Walaupun online, keutamaan atau kelebihan berqurban secara online sama besarnya ketika Anda berqurban secara langsung.

Anda bisa memanfaatkan layanan qurban online dari Qurban Online yang terjamin aman, nyaman, dan terpercaya se-Indonesia. Tak perlu risau karena proses atau cara berqurban online di Qurban Online sangat mudah dan transparan. Mulai dari pemilihan jenis hewan, pembayaran, pemotongan, hingga pendistribusian yang insha Allah amanah. Percayakan qurban Anda di Qurban-Online. 🙂

Leave A Comment

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Create your account

Chat dengan team kami