fbpx
perbedaan qurban online dan langsung

3 Perbedaan Qurban Online dan Secara Langsung, Apa Saja?

Perkembangan teknologi telah memudahkan kita dalam menjalani setiap aktivitas sehari-hari. Tak terkecuali adanya layanan qurban secara online yang akan membantu mempermudah ibadah Anda. Lantas, apa perbedaan qurban online dan langsung?

Qurban menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim yang mampu. Perintah berqurban ini secara jelas telah tercantum dalam Al-Quran dan Hadis. Untuk memudahkan ibadah Anda, saat ini telah tersedia berbagai macam lembaga yang melayani jasa berqurban secara online.

Hukum qurban online sendiri adalah sah menurut syariat Islam dan telah ditetapkan dalam fatwa MUI. Sebab pada dasarnya, tata cara berqurban online sama halnya dengan berqurban secara konvensional atau langsung. Mulai dari proses pemilihan hewan qurban, penyembelihan, pengelolaan, hingga pendistribusian kepada golongan penerima qurban.

Meskipun tata caranya tidak jauh berbeda, namun terdapat beberapa poin yang membedakan antara berqurban secara online dan konvensional. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa perbedaan qurban online dan langsung yang perlu Anda pahami.

Perbedaan Qurban Online dan Langsung

Bagi sebagian orang, berqurban secara online kini telah menjadi inovasi baru yang sangat membantu dalam menjalankan ibadah qurban. Bahkan, ada banyak manfaat dan kelebihan berqurban secara online yang akan Anda dapatkan. Terutama bagi orang-orang yang ingin mendistribusikan daging qurban secara lebih merata dan menyeluruh kepada pihak yang membutuhkan.

Baik berqurban online maupun langsung sebenarnya sama-sama memenuhi syariat Islam dengan tata cara yang telah ditetapkan. Namun, perlu Anda tahu bahwa ada beberapa perbedaan mendasar antara keduanya, meskipun tidak menggugurkan kegunaan dan kehalalannya.

Berikut ini adalah perbedaan qurban online dan langsung yang harus Anda pahami:

1. Pembelian dan Penyembelihan Hewan Qurban

Umumnya, orang yang berqurban secara konvensional akan membeli dan memilih sendiri hewan ternak untuk dijadikan sebagai hewan qurban. Baik itu sapi, kambing, maupun domba.

Setelah mendapatkan hewan qurban yang telah memenuhi syarat, biasanya pengqurban akan menyerahkannya pada panitia penyembelihan qurban. Dalam proses penyembelihan ini, orang yang berqurban biasanya akan menyaksikannya secara langsung.

Berbeda dengan berqurban secara konvensional, berqurban secara online cenderung lebih ringkas dan mudah dalam prosesnya. Anda tidak perlu mencari hewan secara langsung dari peternak atau pasar hewan. Melainkan hanya perlu mendatangi atau menghubungi lembaga penyedia jasa.

Setelah itu, pengqurban dapat memilih hewan yang akan ia qurbankan. Proses pemilihan ini bisa Anda lakukan secara langsung dengan mendatangi lokasi, maupun secara online melalui video call dan media lainnya.

Lembaga penyedia jasa qurban online biasanya akan menyediakan hewan yang sudah memenuhi syarat dan kualitas. Sehingga Anda tidak akan kesulitan dalam memilihnya dan hanya perlu menyesuaikan dengan budget.

Setelah melakukan pembelian, pengqurban akan menyerahkan proses penyembelihan pada penyedia jasa  sepenuhnya. Anda juga bisa melihat proses penyembelihan hewan melalui video atau datang secara langsung.

2. Proses Pengelolaan Daging Qurban

Perbedaan kedua terletak dari proses pengelolaan daging qurban. Apabila Anda berqurban secara langsung, biasanya daging qurban yang telah disembelih akan dikemas dan dibagikan kepada orang-orang di sekitar lokasi penyembelihan atau kerabat.

Ini tentunya berbeda dengan sistem berqurban secara online. Umumnya, pengqurban akan menyerahkan pengelolaan dan pengemasan daging secara penuh pada lembaga jasa. Sebab, daging qurban akan didistribusikan secara merata untuk golongan penerima qurban di berbagai daerah.

Untuk memudahkan prosesnya, maka biasanya lembaga qurban akan membagikan daging dalam bentuk olahan secara khusus. Misalnya dalam bentuk daging beku atau menjadi olahan seperti kornet.

3. Pendistribusian Daging

Seperti penjelasan sebelumnya, pendistribusian daging qurban secara konvensional dan online memiliki perbedaan. Jika Anda berqurban secara langsung, maka daging akan segera dibagikan kepada warga di sekitar lokasi penyembelihan.

Misalnya Anda menyembelih hewan qurban di masjid dekat rumah. Maka daging qurban tersebut akan dibagikan kepada warga di sekitar masjid sesuai ketentuan pembagiannya.

Sedangkan, apabila Anda berqurban secara online, maka daging akan didistribusikan oleh lembaga penyedia jasa qurban online. Daging tersebut akan dibagikan kepada golongan penerima qurban yang membutuhkan di sejumlah daerah secara merata. Sehingga, biasanya penyedia jasa akan mengolah dan mengemas daging secara khusus agar dapat bertahan lama dan aman saat melalui proses distribusi.

Itulah perbedaan antara qurban online dan langsung yang perlu Anda ketahui. Pada dasarnya, baik berqurban secara langsung maupun menggunakan jasa qurban secara online adalah hal yang sah menurut syariat agama Islam.

Namun, Anda juga perlu memilih lembaga penyedia jasa qurban online yang aman, terpercaya, dan amanah. Salah satunya adalah Qurban Online yang memberikan berbagai macam kemudahan bagi Anda. Semua proses mulai dari pemilihan hewan, penyembelihan, hingga pendistribusian daging qurban terselenggara secara aman, cepat, dan berkualitas sesuai standar LIPI.

Leave A Comment

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Create your account

Chat dengan team kami