fbpx
pengajian sebelum umroh

Perlukah Melakukan Pengajian Sebelum Berangkat Umroh?

Haji dan umroh adalah ibadah yang menjadi amalan utama di bulan Dzulhijjah. Berbicara mengenai haji dan umroh, tentunya masyarakat Indonesia sudah lekat dengan tradisi  melakukan pengajian sebelum umroh. Pengajian ini sering kita kenal pula sebagai acara syukuran atau selamatan sebelum melepas jamaah umroh ke Tanah Suci.

Selayaknya ibadah haji, umroh adalah suatu ibadah di mana umat muslim perlu melakukan perjalanan (bersafar) ke Baitullah untuk melaksanakan semua rukun dan wajib umroh. Bahkan, ibadah yang satu ini mendapat julukan “haji kecil”.¬† Di mana umat muslim yang belum memiliki kemampuan untuk menjalankan ibadah haji, hendaknya mendahulukan umroh apabila memungkinkan.

Sebelum berangkat ke Tanah Suci, biasanya calon jamaah umroh Tanah Air mengadakan tradisi pengajian terlebih dahulu. Tujuannya adalah meminta doa agar mendapatkan keselamatan dalam perjalanan ke Baitullah, sekaligus kelancaran dalam melaksanakan ibadah umroh.

Pengajian atau walimatus safar umroh ini telah menjadi tradisi yang melekat pada masyarakat Indonesia. Bahkan, terkadang menjadi salah satu hal wajib yang harus calon jamaah umroh lakukan. Lalu, apakah adat melakukan pengajian ini sebenarnya ada dalam agama Islam?

Hukum Melakukan Pengajian Sebelum Umroh

Dalam agama Islam, memang tidak ada keharusan bagi umat muslim untuk melakukan acara selamatan atau pengajian sebelum berangkat umroh. Yang ada justru naqi’ah, yaitu acara menyambut orang-orang yang baru saja pulang setelah melakukan perjalanan jauh. Termasuk menyambut jamaah umroh yang baru pulang dari Tanah Suci.

Kendati demikian, pada dasarnya kedua hal tersebut adalah sama. Baik melakukan pengajian sebelum atau pun sesudah melakukan umroh adalah suatu tradisi yang baik. Sebab tradisi ini mewakili semangat silaturahmi antar umat muslim.

Ini sesuai dengan hadis riwayat Ibnu Abbas yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat menganjurkan umat muslim untuk berbagi kegembiraan saat menyambut kedatangan musafir.

Selain itu, walimatus safar umroh ini merupakan momen yang baik untuk menyampaikan dan melakukan hal-hal baik pula. Ini terwujud dari adanya tradisi pembacaan doa (pengajian), berbagi makanan kepada sanak keluarga dan tetangga, serta sebagai momen untuk meminta doa dan memohon maaf secara terbuka kepada seluruh undangan yang hadir.

Bukan hanya itu saja. Pengajian sebelum berangkat haji ini juga menjadi simbol rasa syukur atas kelimpahan rezeki dari Allah SWT. Karena seperti yang kita ketahui, tidak semua orang dapat menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci. Sehingga bagi calon jamaah yang berkesempatan untuk menjadi tamu Allah SWT, hendaknya mewujudkan rasa syukur tersebut dengan memanjatkan doa dan berbagi kegembiraan kepada sesama.

Dari uraian di atas, tentu dapat kita simpulkan bahwa pada dasarnya tradisi mengadakan pengajian sebelum berangkat umroh adalah hal yang baik. Sehingga sama sekali tidak ada larangan untuk melakukannya. Yang terpenting adalah niat untuk melakukan acara tersebut dengan ikhlas untuk mencari hikmah dan ridha Allah SWT, serta terbebas dari untuk riya’ atau pun berfoya-foya.

Leave A Comment

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Create your account

Chat dengan team kami