fbpx

Inilah 3 Golongan Penerima Daging Qurban

Momen berqurban saat Idul Adha adalah salah satu ibadah sunnah yang Allah anjurkan untuk dikerjakan oleh umat Muslim yang mampu. Pasalnya, ada banyak manfaat berqurban yang akan pengqurban dapatkan, yaitu sebagai penebus dosa karena telah membahagiakan fakir miskin dan mensejahterakan pemilik ternak. Untuk itu, Anda sebagai pengqurban haruslah memperhatikan syariat-syariat berqurban, salah satunya adalah mengetahui golongan penerima daging qurban.

Hingga saat ini, sebagian besar ulama menerapkan ketentuan siapa saja yang berhak menerima dan memakan daging qurban berdasarkan sabda Rasulullah SAW yang berbunyi:

Makanlah dan berilah makan kepada fakir miskin, dan simpanlah.

Berdasarkan sabda tersebut, berikut ini detail lengkap siapa saja yang berhak menjadi golongan penerima daging qurban.

1. Shohibul Qurban

Seseorang atau sekelompok orang yang berhak menerima daging qurban adalah shohibul qurban atau orang yang berqurban beserta keluarganya. Sesuai dengan hukum Islam, golongan shohibul qurban berhak mendapatkan 1/3 (sepertiga) bagian daging qurban. Sebagaimana yang tersampaikan pada hadits sahih berikut:

Jika di antara kalian telah berqurban, maka makanlah sebagian (daging) qurbannya” (HR Ahmad).

Hadits tersebut didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW yang mana beliau pernah memakan sebagian daging hewan qurbannya. Hadits riwayat Imam Al-Baihaqi pun juga memperkuat sabda Rasulullah tersebut sebagai berikut.

Ketika hari Idul Fitri, Rasulullah SAW tidak keluar rumah terlebih dahulu sebelum makan atau minum sesuatu. Namun, ketika Idul Adha, Rasulullah SAW tidak makan atau minum hingga beliau kembali ke rumah. Sesampainya di rumah, beliau makan hati dari hewan qurbannya.” (HR. Imam Al-Baihaqi).

Oleh karena itu, haram hukumnya bila Anda menolak pembagian hasil bagian qurban dengan alasan apapun. Selain itu, shohibul qurban tidak boleh menjual hasil bagi qurban tersebut, baik itu bagian daging, kulit, hingga bulu hewan yang ia qurbankan.

2. Kerabat, Teman, atau Tetangga Sekitar

Golongan yang juga berhak menjadi penerima daging qurban adalah kerabat atau keluarga (selain anggota keluarga inti), teman dekat, dan/atau tetangga sekitar rumah. Walaupun ketiga kelompok tersebut masih tergolong mampu secara finansial, Anda tetap boleh membagikan 1/3 (sepertiga) daging qurban.

Hal ini akan tetap berlaku apabila kerabat atau teman yang Anda kenal berada di luar negeri, dengan syarat Anda tidak membebankan biaya untuk keperluan pengiriman daging. Sebab, Anda harus murni berniat mensedekahkan sebagian rezeki kepada orang lain.

3. Penerima Daging Kurban dari Kalangan Fakir Miskin

Sesungguhnya, golongan utama yang berhak menjadi penerima daging qurban adalah kaum fakir miskin. Bahkan, menurut ulama Hanabilah, hukum memberikan sebagian daging qurban kepada kaum fakir miskin adalah wajib.

Hal ini berlandaskan firman Allah SWT dalam Al-Quran surah Al-Hajj ayat 28 yang memiliki arti:

Makanlah sebagian dari daging qurban kamu dan berikanlah (sebagian lainnya) kepada orang fakir.

Serta dalam surah Al-Hajj ayat 36 yang memiliki arti:

Makanlah sebagian dari daging qurban, dan berikanlah (sebagian lainnya) kepada orang fakir yang tidak meminta-minta dan orang fakir yang meminta-minta.

Sama seperti kedua golongan sebelumnya, Anda dapat membagikan 1/3 (sepertiga) bagian daging qurban. Anda juga bisa memberikan sedikit jatah daging yang Anda dapatkan ke jatah daging untuk fakir miskin.

Itulah ketiga golongan utama yang berhak menjadi penerima daging qurban. Agar ibadah qurban Anda sah, Anda harus memilih hewan qurban yang layak untuk disembelih dan dibagikan hasil qurbannya.

Saat ini, Anda tak perlu repot-repot harus datang ke peternakan hewan qurban untuk membeli hewan qurban karena Anda bisa memanfaatkan layanan qurban online kami. Anda akan mendapatkan banyak keuntungan atau kelebihan berqurban secara online, mulai dari hewan qurban yang bergaransi, sehat, dan terstandar.

Leave A Comment

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Create your account

Chat dengan team kami