fbpx
syarat haji 2022

Batas Umur Hingga Vaksinasi, Simak Syarat Haji 2022 Berikut Ini!

Bagi Anda yang berencana untuk melaksanakan ibadah haji tahun 2022, ada beberapa syarat haji yang wajib Anda perhatikan. Sebagaimana kita ketahui, pemerintah Arab Saudi kembali membuka ibadah haji pada tahun 2022 untuk umat Islam di seluruh dunia.

Dalam keterangan resminya, pemerintah Arab Saudi mengatakan bahwa akan ada 1 juta jamaah yang melaksanakan ibadah haji tahun ini. Jumlah ini tentunya lebih sedikit ketimbang slot biasanya yang bisa mencapai hingga 2,4 juta jamaah. Namun, pembatasan ini merupakan kebijakan di tengah pandemi Covid-19 yang belum hilang sepenuhnya di sejumlah negara.

Terkait pelaksanaan ibadah haji yang kembali dibuka, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mewajibkan seluruh jamaah untuk memenuhi beberapa persyaratan. Apa saja?

Syarat Haji 2022

Mengutip dari laman NU Online, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memberikan persyaratan terkait batasan usia jamaah yang boleh menunaikan ibadah haji beserta status vaksinasi.

Melalui pengumuman resminya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi hanya mengizinkan jamaah yang berumur di bawah 65 tahun untuk menunaikan ibadah haji. Artinya, jamaah yang usianya melebihi 65 tahun belum mendapatkan izin untuk melaksanakan haji pada tahun 2022. Sebab tidak memenuhi syarat batasan usia.

Syarat lainnya adalah jamaah haji wajib sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap berdasarkan aturan Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi. Yakni jamaah harus menunjukkan hasil tes PCR maksimal 72 jam dari waktu keberangkatan.

“Jamaah juga wajib menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil dalam waktu 72 jam dari waktu keberangkatan,” demikian pengumuman Kementerian Haji dan Umrah melalui pernyataan resmi.

Di sisi lain, Kementerian Agama sendiri akan segera melakukan seleksi terkait dengan batasan usia jamaah haji 2022. Kemenag juga berjanji akan akan bekerja cepat untuk merampungkan semua persiapan. Mulai dari teknis pemilihan jamaah yang memenuhi syarat, pembinaan manasik haji, hingga finalisasi biaya haji.

Di sisi lain, terkait dengan kuota jamaah haji Indonesia, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa berapapun kuotanya, Indonesia tetap siap menyelenggarakan haji.

“Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap,” tegasnya.

Leave A Comment

Cart

Tidak ada produk di keranjang.

Create your account

Chat dengan team kami